Search This Blog

27 April 2011

Orang sombong masuk neraka

Abu Daud, Ibnu Majah, dan Imam Ahmad meriwayatkan daripada Abi Hurairah r.a. bahawa Rasullah SAW bersabda:
"Allah Azza Wa Jalla berfirman: Kesombongan itu adalah pakaianKu, dan kebesaran itu adalah selendangKu. . Barangsiapa yang menyaingi Aku pada salah satu daripada keduanya, nescaya Aku lemparkan dia ke dalam neraka".

Sabar dalam menempuh ujian

Sesungguhnya, apabila Allah s.w.t. itu mengasihi seseorang hamba Ia akan mengujinya. Dan apabila Ia mengujinya, sama ada dengan menurunkan penyakit dan sebagainya, Allah akan memberikan kesabaran. Dalam menghadapi cubaan seperti ini, kesabaran adalah paling utama. Sesungguhnya orang yang bersabar akan diberikan pahala mereka tanpa hisab (az-Zumar: 10).

Kami akan uji kamu

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,."(Al Baqarah 155).

Syurga untuk orang yang solat malam

Bahawasanya Allah Taala Bermegah
Dengan hamba-hambanya
Yang bangun di tengah malam
Kerana beribadat

Berfirman Allah di hadapan malaikat
"Lihatlah hamba-hamba ku itu,
Mereka telah bangun di tengah malam
Di waktu tiada seorang pun melihat mereka
Kecuali aku.

Wahai malaikat,
Saksikanlah bahawa aku telah sediakan untuk mereka
Syurgaku
Tempat tinggal kehormatanku."

26 April 2011

Kelebihan Zikir



Abu Hurairah r.a. memberitahu bahawa Rasulallah s.a.w pernah bersabda, Allah s.w.t. berfirman:
"Sesungguhnya aku adalah sebagaimana yang disangkakan oleh hamba ku, adalah Aku bersamanya apabila dia mengingati Aku. Jika dia mengingati Aku dalam hatinya, maka Aku mengingati dia di dalam hati Aku, dan jika dia mengingati aku dalam jamaah maka aku mengingati dia dalam jamaah yang lebih baik (iaitu dalam jamaah para malaikat yang maksum dan suci dari segala dosa). "
"Apabila hamba Ku mendekati Ku sejengkal, maka aku dekati dia sehasta. Apabila dia mendekat aku sehasta, maka aku dekati dia sedepa. Dan apabila dia datang kepada ku berjalan, maka aku dekati dia dengan berlari."

25 April 2011

INFAQ DAN KEUTAMAANNYA


Dari Abu Hurairah ra. sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda : Allah berfirman : “Wahai anak Adam belanjakanlah, maka Aku akan memberi belanja kepadamu”. (Hadits ditakhrij olah Bukhari).

Dari Abu Hurairah ra. sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda : Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman : “Belanjakanlah maka Aku memberi belanja kepadamu”. Beliau bersabda : “Tangan Allah itu penuh, tidak terkurangi oleh nafkah, terus memberi siang dan malam”. Beliau bersabda : “Tahukah kaliari sesuatu yang sudah di nafkahkanNya sejak Dia menciptakan langit dan bumi, sesungguhnya apa yang di tanganNya tidaklah berkurang, pada waktu itu singgasanaNya di atas air dan ditanganNya memegang timbangan (mizan)”. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Dari Abu Hurairah ra. sampai kepada Nabi saw, beliau bersabda: “Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi berfirman : “Wahai anak Adam, berikanlah nafkah maka Aku beri nafkah atasmu”. Beliau bersabda : “Tangan Kanan Allah itu penuh, banyak memberi di siang dan malam hari, dan tidak kurang sedikit pun karenanya”. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Dari Anas bin Malik ra. dari Nabi saw, beliau bersabda : “Ketika Allah menciptakan bumi, bumi itu goyang, maka Dia menciptakan gunung-gunung, lalu bumi itu menjadi tetap (tidak bergoyang). Maka Malaikat heran terhadap kehebatan gunung, mereka bertanya : “Wahai Tuhanku, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada gunung ?” Dia berfirman: “Ya, besi”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada besi ?” Dia berfirman : “Ya, api”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada api ?” Dia berfirman : “Ya, air”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah makhlukMu yang lebih hebat dari pada air. ?” Dia berfirman : “Ya, angin”. Mereka bertanya : “Wahai TuhanKu, adakah dari makhlukMu yang lebih hebat dari pada angin ?”Dia berfirman : “Ya, anak Adam yang tangan kanannya mensedekahkan sesuatu dengan tersembunyi dari tangan kirinya”. (Hadits ditakhrij oleh Tirmidzi).
HIMPUNAN
HADIST QUDSI
Penyusun: Achmad Sunarto
Penata Letak: Tim Setia Kawan
Disain sampul: Setia Kawan Grafis
Cetakan: I-2000
Penerbit: Setia Kawan

24 April 2011

HUSNUZH ZHAN (BAIK SANGKA) KEPADA ALLAH TA’ALA


Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Nabi saw. bersabda : “Allah Ta’ala berfirman : “Aku menurut sangkaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya apabila ia ingat kepadaKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam dirinya maka Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam kelompok orang-orang yang lebih baik dari kelompok mereka. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta. jika ia mendekat kepadaKu sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepadaKu dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil”. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya Allah berfirman : “Aku menurut dugaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya apabila ia ingat kepadaKu. (Hadits ditakhrij oleh Turmidzi).

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah saw. bersabda : Allah swt. berfirman : “Aku menurut sangkaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya ketika ia mengingatKu. Jika ia mengingatKu dalam dirinya maka Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika ia mengingatKu dalam kelompok orang-orang yang lebih baik dari padanya. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepadaKu sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepadaKu dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil”. (Hadits ditakhrij oleh At Turmidzi).
Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi saw, bersabda : “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman : “Aku bersama hambaKu apabila ia ingat kepadaKu dan kedua bibirnya bergerak (mengucapkan dzikir) kepadaKu”. (Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah).
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasuulullah saw. bersabda : “Allah swt. berfirman : “Aku menurut sangkaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya ketika ia mengingatKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam dirinya maka Aku ingat kepadanya dalam diriKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam kelompok orang banyak maka Aku mengingatnya dalam kelompok yang lebih baik dari padanya. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia datang kepadaKu dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil”. (Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah).