Allah berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu, apabila disebut (nama) Allah, gementarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka kerana-Nya dan kepada Allah lah mereka bertawakkal." (Surah Al Anfaal ayat 2)
Search This Blog
Showing posts with label Al-Quran. Show all posts
Showing posts with label Al-Quran. Show all posts
11 October 2011
12 March 2011
ORANG YANG SIBUK DENGAN AL QUR’AN DAN DZIKIR HINGGA LUPA DARI MEMINTA KEPADAKU
Dari Abu Sa’id Al Khudri ra., ia berkata : Rasulullah saw bersabda: Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfinnan : “Barang siapa yang sibuk membaca Al Qur’an dan dzikir kepada Ku dengan tidak memohon kepada Ku, maka ia Aku beri sesuatu yang lebih utama dari pada apa yang Aku berikan kepada orang yang minta”. Kelebihan firman Allah atas seluruh perkataan seperti kelebihan Allah atas seluruh makhlukNya”. (Hadits ditakhrij oleh Turmudzi).
Dari Abu Sa’id Al Khudri ra., ia berkata : Rasulullah saw bersabda: “Nabi datang bersama dua orang, dan Nabi bersama tiga orang, lebih banyak dan lebih sedikit dari itu ; Kemudian dikatakan kepadanya : “Apakah engkau telah tabligh kepada kaummu ?”. Dia menjawab : “Ya” Lalu kaumnya dipanggil dan ditanyakan : “Apakah kalian telah diberi tabligh ?”. “Mereka menjawab : “Tidak”, lalu ditanyakan : “Siapakah yang menjadi saksi bagimu ?”. Dia menjawab : “Muhammad dan ummatnya”. Maka ummat Muhammad di panggil lalu ditanyakan : “Apakah orang ini telah tabligh ?” Mereka menjawab : “Ya”. Tuhan berfirman : “Apakah tahunya tentang hal itu ?”. “Mereka menjawab : “Nabi kami memberitakan kepada kami tentang hal itu, bahwa Rasul-Rasul telah tabligh, lalu kami membenarkannya”. Rasulullah saw. bersabda : Itulah firman Allah Ta’ala : :
“WAKADZALIKA JA’ALNAAKUM UMMATAN WASATHAN LITAKUUNUU SYUHADAA-A’ALANNSI”
(Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu). (Al Baqarah : 143). (Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah).
26 February 2011
AL QURAN SEBAGAI PENOLONG,DI AKHIRAT NANTI
Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an."
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"
Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.
Pada kedua ayanh dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?"
Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"
Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.
Pada kedua ayanh dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?"
Lalu dijawab : "Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."
24 February 2011
AL-QUR'AN SEBAGAI PEMBELA DI HARI AKHIRAT
AL-QUR'AN SEBAGAI PEMBELA DI HARI AKHIRAT:
Abu Umamah r.a. berkata : 'Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Quran, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al- Quran.'
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Quran, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.'
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, 'Kenalkah kamu kepadaku?' Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : 'Siapakah kamu?'
Maka berkata Al-Quran : 'Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.'
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Quran itu : 'Adakah kamu Al- Quran?' Lalu Al-Quran mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.
Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : 'Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?'
Lalu dijawab : 'Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al- Quran.'"
Abu Umamah r.a. berkata : 'Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Quran, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al- Quran.'
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Quran, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.'
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, 'Kenalkah kamu kepadaku?' Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : 'Siapakah kamu?'
Maka berkata Al-Quran : 'Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.'
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Quran itu : 'Adakah kamu Al- Quran?' Lalu Al-Quran mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.
Pada kedua ayah dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : 'Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?'
Lalu dijawab : 'Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al- Quran.'"
23 February 2011
MANFAAT MEMBACA AL QURAN

Sebagai wahyu yang Allah turunkan kepada nabi-Nya, tentu al-Qur'an memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri bagi para pembaca dan penggemarnya. Ayat-ayat al-qur'an yang kita baca sehari-sehari tidak lepas dari karunia Allah untuk setiap muslim yang demikian besar. Karena saking istimewanya al-Qur'an ini dari kitab-kitab samawi lainnya, Allah memberikan tempat istimewa bagi para pecintanya.
Oleh karena bagi anda yang ingin memaksimalkan peran al-Qur'an dalam kehidupan, nampaknya harus lebih banyak lagi mengetahui manfaat dan perannya, terutama untuk kehidupan. Di antara manfaat itu adalah:
1. Ayat-ayat al-Qur'an yang dibaca setiap hari akan memberikan motivasi dan penyemangat bagi si pembacanya.
2. Ketika membaca al-Qur'an, Allah akan menegur diri kita pada setiap ayat-ayat-Nya.
3. Bacaan al-Qur'an yang melibatkan emosi akan memberikan kedamaian dan ketenangan yang tidak bisa dilukiskan, seperti yang dialami dan dirasakan oleh Sayyid Quthb Rahimahullah.
4. Orang yang membaca al-Qur'an akan senantiasa ingat Allah dan kembali kepada-Nya.
5. Orang yang membaca al-Qur'an akan selalu berada dalam kecukupan dan nikmat Allah meski ia merasakan serba kurang di dunia.
6. Ayat-ayat Alloh akan menjadi penjaganya selama ia hidup di dunia, karena ia telah menjaga ayat-ayat-Nya.
7. Orang yang paham al-Qur'an adalah orang yang memiliki banyak ilmu.
8. Orang yang membaca al-Qur'an bagaikan orang yang sedang menyelami samudera kehidupan, dan mengambil manfaat darinya.
9. Orang yang selalu akrab dengan ayat-ayat akan diberikan jiwa yang sejuk, hati yang damai dan pikiran yang jernih, sehingga membuatnya ingin selalu beramal, kreatif, inovatif dan produktif.
10. Orang yang membaca al-Qur'an akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, di saat orang lain merasakan kesedihan, kecemasan dan rasa pesimis. Karena diri mereka selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut.
11. Orang yang rajin membaca al-Qur'an akan selalu diberikan jalan kemudahan dan petunjuk sehingga tidak mudah untuk menyimpang dan menyerah karena ayat-ayat Allah akan selalu mengingatkan dirinya ketika dirinya 'tersandung dosa dan maksiat.'
12. Orang yang membaca dan menjaga al-Qur'an selalu berada dalam lindungan dan penjagaan Allah.
Ayat-ayat al-Qur'an mengajak pembacanya untuk senantiasa berpikir, merenung dan beramal sebanyak-banyaknya.
Dan masih banyak manfaat-manfaat lainnya yang terus update dengan kondisi kehidupan kita...Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu belajar dan meningkatkan diri untuk lebih dekat lagi dengan al-Qur'an...Amiin
wallahu a'lam
Sumber asal-http://www.abatez.co.cc
22 February 2011
10 FAEDAH AL-QUR’AN
KONTRADIKSI DALAM AL-QUR’AN ?!
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an ? kalau sekiranya al-Qur’an itu bukan dari sisi Alloh, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (QS. An-Nisa’[4] : 82)
Ayat yang mulia ini menjelaskan bahwa apabila kita merenungi al-Qur’an, niscaya tidak akan kita dapati kontradiksi dalam ayat-ayatnya. Bila sekilas nampaknya ada pertentangan, itu hanyalah karena kurangnya pemahaman kita, maka serahkanlah kepada para ulama Sunnah.
Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyah mengatakan dalam nuniyahnya : 2471-2472 :
Dan nash-nash al-Qur’an itu tidak saling bertentangan
Maka bertanayalah kepada ulama zaman
Kalau engkau mendapati padanya kontradiksi
Maka itu adalah dari kurangnya pemahaman.
Para ulama telah menyebutkan beberapa contoh banyak sekali tentang masalah ini. Di antara kitab yang paling bagus dan mencakup seputar masalah ini adalah “Daf’u Iham Idhthirab an Aayi Kitab” (menolak anggapan kontradiksi Dalam Ayat-Ayat Qur’an) karya syaikh Muhammad Amin asy-Syinqithi1.
HADITS TIDAK ADA ASALNYA
Betapa banyak orang membaca al-Qur’an, sedang al-Qur’an melaknatnya.
TIDAK ADA ASALNYA. Demikian ditegaskan oleh Syaikh al-Albani, sebagaimana diceritakan oleh murid beliau –syaikh Ali bin Hasan al-Halabi hafidzhohulloh- katanya : “Sebagian orang menisbatkan ucapan ini sebagai hadits dari NabiShallallohu’alayhi wa sallam. Saya tidak mendapatinya dalam kitab-kitab yang telah saya buka, kemudian saya bertanya kepada syaikhuna al-Albani tentangnya ? beliau menjawab: “Tidak ada asalnya”. Kemudian saya mendapatkan dalamihya’ 1/274 ucapan ini dinisbatkan kepada Anas tanpa menyandarkan kepada siapa yang mengeluarkannya. (Ta’liq Fatawa Syaltut hal.123)
KAPAN BERTAAWUDZ
Banyak para penceramah ketika akan membaca ayat dalam khutbah atau kajian, dia berkata: ”Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman, -lalu bertaawudz- a’udzubillahi minas syaithon nirrojiym (bertuliskan arab pada majalahnya-admin), apakah hal ini dibenarkan?!
Al-Hafizh as-Suyuthi menjawab pertanyaan ini : “Menurutku pendapat yang benar dalam masalah ini sesuai dengan dalil, bahwa hendaknya dia membaca ayat tanpa ta’awudh terlebih dahulu, karena inilah yang dicontohkan oleh Nabi, para sahabat dan tabi’in.
Setelah beliau menyebutkan hadits-hadits dan atsar dalam masalah ini, beliau mengatakan: “Hadits dan atsar tentang hal ini banyak sekali, maka pendapat yang benar ialah cukup membawakan ayat tanpa ta’awudh terlebih dahulu, sebagai bentuk ittiba’(mengikuti) tuntunan Sunnah Rosululloh. Adapun perintahisti’adzah dalam firman Alloh :
“Apabila kamu membaca al-Qur’an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Alloh dari setan yang terkutuk.” ( QS.an-Nahl[16]: 98 )
Maka maksud perintah ini adalah ketika akan membaca al-Qur’an, adapun mengutip ayat dalam berdalil dan berhujjah maka hal itu tidak masuk dalam ayat tersebut. (al-Qozadzah fi Tahqiqi Mahalli Isti’adzah, sebagaimana dalam al-Hawii lil Fatawi 1/296)
HAFALAN AL-QUR’AN
Al-Khothib al-Baghdadi berkata : “Kisah paling lucu tentang hafalan anak kecil adalah ucapan Ibrohim bin Said al-Jauhari: “Saya mendapati anak kecil berusia empat tahun dibawa kepada Kholifah Ma’mun, dia sudah hafal al-Qur’an dan pintar berdebat, hanya saja kalau sudah lapar maka dia menangis!!”. (al-Kifayah fi Ilmi Riwayah hlm.64)
A’masy rohimahulloh apabila menghafal al-Qur’an, beliau disimak oleh beberapa orang dengan membawa mushaf, namun beliau tidak keliru walaupun hanya satu huruf. (Siyar A’lam Nubala’, adz-Dzahabi 6/235)
SERUAN AR-ROHMAN
Sahabat yang mulia Abdulloh bin Mas’ud radhiyallohu’anhu pernah mengatakan: “Apabila engkau mendapati ayat yang didahului dengan (… Ya ayyuhalladzina amanuw (dalam huruf arab pada majalah-admin)) “Wahai orang-orang beriman …”, maka pasanglah telingamu baik-baik, karena isinya adalah kebaikan yang harus engkau lakukan atau kejelekan yang harus engkau hindari.”
Ayat-ayat dalam al-Qur’an yang didahului seruan tersebut cukup banyak, kurang lebih sembilan puluh ayat. Syaikh Abu Bakar al-Jazairi mengumpulkannya dalam sebuah kitab berjudul “Nid’atur Rohman li Ahli Iman” (Seruan ar-Rohman kepada hamba-hamba-Nya yang beriman”.
Dalam muqoddimahnya, beliau menerangkan bahwa seruan-seruan ini berisi hal-hal penting yang semestinya diketahui oleh seorang muslim agar meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Seruan-seruan ini mencakup permasalahan seputar aqidah, ibadah, akhlak, mu’amalah, hukum dan lain sebagainya.
TAFSIR DENGAN ISYARAT
Penafsiran manusia berputar pada tiga metode :
1. Penafsiran secara lafadz, metode ini biasanya di tempuh oleh orang-orang belakangan.
2. Penafsiran secara makna, metode ini biasanya di tempuh oleh para salaf.
3. Penafsiran secara isyarat dan qiyas, metode ini biasanya ditempuh kaum sufi dan selainnya. Hal ini boleh dengan empat syarat.
a. Tidak bertentangan dengan makna ayat.
b. Makna penafsiran tersebut shohih.
c. Adanya indikasi yang mendukung dalam lafadz tersebut.
d. Adanya keterkaitan antara penafsiran tersebut dan makna ayat.
Apabila syarat-syarat ini terpenuhi, maka penafsiran ini bagus. (at-Tibyan fi Aqsamil Qur’an, Ibnul Qoyyim al-Jauziyah hlm. 90)
PEMBACAAN AL-QUR’AN SEBELUM ACARA
Dalam acara-acara, biasanya diawali dengan acara pembukaan ayat-ayat suci al-Qur’an, apakah ini disyari’atkan ?!
Syaikh Muhammad bin sholih al-Utsaimin berkata: “Saya tidak mengetahui adanya Sunnah dari Rosululloh Shallallohu’alayhi wa sallam yang mendukung hal ini. Telah dimaklumi bersama bahwa Nabi Shallallohu’alayhi wa sallam sering mengumpulkan para sahabatnya ketika akan perang atau urusan-urusan penting lainnya, namun saya tidak mendapati bahwa beliau memulai perkumpulan tersebut dengan pembacaan al-Qur’an.
Namun, seandainya acara tersebur berkaitan tentang topik tertentu, lalu ada seorang yang membacakan ayat mengenai topik tersebut, maka hal ini boleh. Adapun menjadikan pembacaan kitab suci al-Qur’an sebagai pembukaan cara terus menerus seakan hal itu adalah sesuatu yang disyari’atkan maka ini tidak selayaknya dilakukan”. (Fatawa Nur ‘ala Darb 2/43)
SEKEDAR PENDAPAT SAJA
Suatu saat ada seorang dating kepada Muqotil bin Sulaiman seraya mengatakan: “Ada orang bertanya kepadaku” ‘Apa warna anjing Ashabul Kahfi?’ Dan saya tidak bias menjawabnya!! Akhirnya, Muqotil mengatakan: ‘Kenapa kamu tidak mengatakan saja bahwa warnanya belang. Seandainya kamu jawab begitu, toh tidak akan ada yang membantah dan memprotesmu’” (Tarikh Baghdad 13/165)
Kisah ini menunjukkan kepada kita bahwa kebanyakan pendapat ahli tafsir tentang perincian-perincian seperti itu hanyalah pendapat semata tanpa hujjah yang akurat. (Lihat al-Aqwal Syadzah fi Tafsir hlm. 67, Syaikhuna Abdurrohman ad-Dahsy).
KUPERSEMBAHKAN AL-FATIHAH
Surat al-Fatihah adalah surat yang memiliki banyak keutamaan. Namun sebagian manusia pada zaman sekarang telah membuat suatu hal baru dalam agama tentang surat ini, mereka menutup doa dengannya dan memulai acara dengan mengatakan “al-Fatihah”!! Maka ini adalah suatu kesalahan, sebab agama itu dibangun diatas dalil dan ittiba’ (mengikuti Nabi)”.
Al-Hafizh as-Sakhawi pernah ditanya tentang kebiasaan manusia usai sholat, mereka membaca al-Fatihah dan menghadiahkannya kepada kaum muslimin yang hidup dan mati, beliau menjawab: “Cara seperti itu tidak ada contohnya, bahkan ini termasuk kebid’ahan dalam agama”. (Al-Ajwibah al-Mardhiyyah2/721)
HORMATILAH AL-QUR’AN
Al-Qur’an adalah Kalamulloh, maka wajib bagi kita untuk menghormati, ada beberapa hal yang perlu diingatkan pada kesempatan ini:
1. Menjadikan Al-Qur’an suara dering tunggu di HP
Sungguh, hal ini termasuk kurang adab terhadap al-Qur’an, karena al-Qur’an tidak diturunkan untuk hal ini. Bagaimana bila hp berdering ditempat yang tidak layak?!
Banyak para ulama yang telah mengingatkan masalah ini, diantaranya adalah syaikh Ibnu Utsaimin sebagaimana dalam Min Fawa’idi Syarah Riyadhus Sholihinhlm. 221, Syaikh Bakr Abu zaid dalam Adabul Hathif, Syaikh Sholih al-Fauzan dalam Muhadhoroh-nya di Jami’ Ibnu Utsaimin 28/Robi’ul Awal 1427 H, dan lain sebagainya2.
2. Menyetel Kaset Murotal saat Walimah/acara
Di satu sisi, kita bersyukur banyak orang tidak lagi mnyetel music dan nyanyian saat walimah/acara, namun apakah menggantinya dengan murottal al-Qur’an adalah solusi yang baik?! Kita harus ingat bahwa saat itu banyak orang tidak mendengarkan lantunan al-Qur’an. Padahal Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman :
“Dan apabila dibacakan al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (QS. Al-A’rof[7]: 204)
Dengan demikian, maka tidak boleh menyetel murottal pada suatu kaum yang tidak mendengarkannya. Sebagai gantinya, kita bias menyetel kaset yag berisi kata-kata hikmah, nasyid, syair, atau mandhumah kitab, atau diisi dengan acara-acara yang bermanfaat lainnya.3
3. Meletakkan lembaran-lembaran berisi al-Qur’an sembarangan
Kita masih sering menjumpai sebagian saudara-saudara kita tidak hati-hati dalam meletakkan kertas-kertas yang ada ayat al-Qur’annya. Terkadang mereka membiarkannya berserakan, menggunakannya untuk bungkus bumbu atau makanan, alas duduk dan semisalnya, -wal ‘iyadzu billah-, semua ini adalah bentuk kurang adab terhadap al-Qur’an. Jika memang kertas (majalah, buku, catatan dll) tersebut sudah tidak dipakai sebaiknya kita memendamnya ditempat yang suci, atau membakarnya sebagai penjagaan dari segala pelecehan sebagaimana dilakukan oleh khalifah Utsman bin Affan. (Lihat Fatawa Lajnah Daimah 3/138 )
Footnote :
1 Syaikh al-Fadhil Masyhur bin Hasan berkomentar tentangnya: “Kitab ini sangat bagus sekali”. (at-Tahqiqat wa Tanqihat As-Salafiyyat Ala Matan Waraqat hal.391)
2 Sekitar lima bulan yang lalu, saya mendengarkan kabar lewat sebuah stasiun di Saudi Arabia bahwa Mujamma’ Fiqih (lembaga akademi fiqih Islam) dalam sidang mereka yang terakhir membahas beberapa hal, salah satunya adalah masalah ini dan mereka menegaskan tidak bolehnya al-Qur’an dijadikan sebagai nada dering tunggu HP.
3 Demikian faedah dari kedua Syaikh pemulis ; Sami bin Muhammad dan Abdurrohman ad-Dahsy (Keduanya murid Syaikh Ibnu Utsaimin), ketika penulis tanyakan kepada mereka berdua via sms.
(Diambil dari Majalah AL-FURQON Edisi 10, tahun ke-7 1429 H. hlm. 59-61)
18 February 2011
Manfaat menghafal AlQur'an
Allah SWT telah menurunkan quran dan menjadikannya kitab yang mulia serta menjaganya hingga hari akhir.
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Al Hijr:9)
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Al Hijr:9)
Oleh karena itu wajar jika orang yang berinteraksi dengannya memiliki keutamaan di sisi Allah SWT baik di dunia maupun di akhirat.
Banyak hadits Rasulullah saw yang mendorong untuk menghafal Al Qur’an atau membacanya di luar kepala, sehingga hati seorang individu muslim tidak kosong dari sesuatu bagian dari kitab Allah swt. Seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, “Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.” (HR. Tirmidzi)
Berikut adalah Fadhail Hifzhul Qur’an (Keutamaan menghafal Qur’an) yang dijelaskan Allah dan Rasul-Nya, agar kita lebih terangsang dan bergairah dalam berinteraksi dengan Al Qur’an khususnya menghafal.
Fadhail Dunia
1. Hifzhul Qur’an merupakan nikmat rabbani yang datang dari Allah
Bahkan Allah membolehkan seseorang memiliki rasa iri terhadap para ahlul Qur’an,
“Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ‘Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat’” (HR. Bukhari)
“Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ‘Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat’” (HR. Bukhari)
Bahkan nikmat mampu menghafal Al Qur’an sama dengan nikmat kenabian, bedanya ia tidak mendapatkan wahyu,
“Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR. Hakim)
“Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR. Hakim)
2. Al Qur’an menjanjikan kebaikan, berkah, dan kenikmatan bagi penghafalnya
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Seorang hafizh Al Qur’an adalah orang yang mendapatkan Tasyrif nabawi (penghargaan khusus dari Nabi SAW)
Di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi SAW kepada para sahabat penghafal Al Qur’an adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh Al Qur’an. Rasul mendahulukan pemakamannya.
“Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)
Pada kesempatan lain, Nabi SAW memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi.
Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i)
Kepada hafizh Al Qur’an, Rasul SAW menetapkan berhak menjadi imam shalat berjama’ah. Rasulullah SAW bersabda,
“Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (HR. Muslim)
“Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (HR. Muslim)
4. Hifzhul Qur’an merupakan ciri orang yang diberi ilmu
“Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” (QS Al-Ankabuut 29:49)
5. Hafizh Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi
“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)
6. Menghormati seorang hafizh Al Qur’an berarti mengagungkan Allah
“Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al Qur’an yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan Penguasa yang adil.” (HR. Abu Daud)
Fadhail Akhirat
1. Al Qur’an akan menjadi penolong (syafa’at) bagi penghafal
Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”" (HR. Muslim)
2. Hifzhul Qur’an akan meninggikan derajat manusia di surga
Dari Abdillah bin Amr bin ‘Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)
Para ulama menjelaskan arti shahib Al Qur’an adalah orang yang hafal semuanya atau sebagiannya, selalu membaca dan mentadabur serta mengamalkan isinya dan berakhlak sesuai dengan tuntunannya.
3. Para penghafal Al Qur’an bersama para malaikat yang mulia dan taat
“Dan perumpamaan orang yang membaca Al Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun ?alaih)
4. Bagi para penghafal kehormatan berupa tajul karamah (mahkota kemuliaan)
Mereka akan dipanggil, “Di mana orang-orang yang tidak terlena oleh menggembala kambing dari membaca kitabku?” Maka berdirilah mereka dan dipakaikan kepada salah seorang mereka mahkota kemuliaan, diberikan kepadanya kesuksesan dengan tangan kanan dan kekekalan dengan tangan kirinya. (HR. At-Tabrani)
5. Kedua orang tua penghafal Al Qur’an mendapat kemuliaan
Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (HR. Al-Hakim)
6. Penghafal Al Qur’an adalah orang yang paling banyak mendapatkan pahala dari Al Qur’an
Untuk sampai tingkat hafal terus menerus tanpa ada yang lupa, seseorang memerlukan pengulangan yang banyak, baik ketika sedang atau selesai menghafal. Dan begitulah sepanjang hayatnya sampai bertemu dengan Allah. Sedangkan pahala yang dijanjikan Allah adalah dari setiap hurufnya.
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu hasanah, dan hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. At-Turmudzi)
7. Penghafal Al Qur’an adalah orang yang akan mendapatkan untung dalam perdagangannya dan tidak akan merugi
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS Faathir 35:29-30)
Adapun fadilah-fadilah lain seperti penghafal Al Qur’an tidak akan pikun, akalnya selalu sehat, akan dapat memberi syafa’at kepada sepuluh orang dari keluarganya, serta orang yang paling kaya, do’anya selalu dikabulkan dan pembawa panji-panji Islam, semuanya tersebut dalam hadits yang dhaif.
Setelah mengetahui keutamaan berinteraksi dengan quran, mari tumbuhkan semangat untuk selalu berinteraksi dengannya, salah satu caranya adalah dengan menghafalnya. Menghafal quran tidak mengenal perbedaan umur. Baik tua maupun muda asalkan memiliki keinginan yang kuat insya Allah dapat menghafal quran. Kebanyakan sahabat menghafal quran pada saat dewasa. Jadi, umur bukanlah alasan untuk tidak menghafal quran. Dalam proses menghafal Anda dapat memetik banyak sekali pelajaran yang berharga. Sebelum menghafal Anda dituntut untuk memahami ayat Qur’an guna mempermudah proses penghafalan. Dengan memahamai ayat qur’an, diharapkan Anda dapat mengenal lebih jauh tentang Islam, baik dari segi fiqh, muamalah, sejarah, dan lain-lain. Jika anda sudah memiliki hafalan Quran, Anda akan terdorong untuk berusaha menjaganya. Karena merupakan dosa besar melupakan ayat quran yang sudah dihafal. Salah satu cara untuk menjaga hafalan adalah dengan cara mengulang-ulangnya. Sehingga dengan mengulang-ulang hafalan, Anda pun akan selalu bersama Quran. Perlu diketahui, ada beberapa penghafal quran yang kehilangan hafalannya karena lalai dalam menjaganya. Sehingga dhobitkanlah hafalan anda terutama jika Anda sudah khatam 30 juz, sehingga Anda dapat dengan mudah memuroja’ah hafalan Anda. Jika hafalan sudah dhobit, Anda bisa muroja’ah sambil menyetir mobil, memasak, dan banyak lagi pekerjaan yang bisa dibarengi dengan muroja’ah Sehingga minimal dalam seminggu Anda bisa mengulang hafalan Anda sekali.
“Ya Allah, jadikan kami, anak-anak kami, dan keluarga kami sebagai penghafal Al Qur’an, jadikan kami orang-orang yang mampu mengambil manfaat dari Al Qur’an dan kelezatan mendengar ucapan-Nya, tunduk kepada perintah-perintah dan larangan-larangan yang ada di dalamnya, dan jadikan kami orang-orang yang beruntung ketika selesai khatam Al Qur’an. Allahumma amin”
17 February 2011
Air Penerang Hati
Cara menggunakannya
-untuk penerang hati dan menguatkan hafalan
-Minum 7 hari berturut-turut pada waktu pagi atau sebelum sarapan
-Sebelum diminum sila baca Surah Al-Fatihah dan Selawat serta niat mengikut hajat.
Boleh juga dibubuh dalam masakan,minuman,atau direnjis di tempat tidur,di pakaian,disapu di muka dan kepala atau ditempat sakit dan sebagainya.
Elakkan dari dilangkah
AIR ANNUSYYRAH
surah-surah yang disebut di bawah dibaca dan ditulis sebanyak bilangan:
-Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim)786 kali.
-Surah Al-Fatihah 70 kali.
-Ayatul kursi 70 kali.
-10 ayat-ayat pilihan dari surah Al-Baqarah.
-Surah Yassin lengkap 83 ayat.
-Surah Thoha ayat 131 dan 132
-Surah An-Najmi ayat 1 hingga 18.
-Surah Ar-Rahman ayat 1-5.
-Surah Al-Haaqqah lengkap 52 ayat.
-Surah Al-insyirah lengkap 8 ayat.
-Dakwat daripada za'faran dan air mawar
-Air tapisan berkualiti tinggi(bebas dari bakteria)
-Campuran Air Zam-zam dan Air hujan Malam Jumaat.
Khasiat
-Penerang hati untuk kanak-kanak /pelajar-pelajar semua peringkat umur.
-Mengelak penyakit lupa dan nyanyuk bagi orang dewasa dan berumur.
-Membantu kanak-kanak supaya rajin belajar .
-kanak-kank /bayi meragam waktu malam.
-kanak-kanak suka berkelahi degil dan sebagainya.
HIKMAT DARI AL-QURAN
(kumpulan surah-surah dan ayat-ayat khusus untuk penerang hati.
-786 BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM
-Jika seseorang yang lemah otak meminum air yng telah dibacakan 789 Bismillahrrahmanirrahim pada waktu pagi selama 7 hari berturut=turut akan hilanglah kebebalannya dan akan menghafal apa yang didengar .
Rujuk kitab Syamsul Maa'rif Al-Kubro oleh Al-Imam Ahmad bin Ali Al-Bunni mukasurat 37
-70 surah Al-Fatihah dan 70 Ayatul kursi yang mempunyai khasiat /yang tersangat agung ajaran dari Jibril kepada RAsulallah.
-Rujuk Mukaddimah Al-Quran Mushaf Al-Maarif.
-10 ayat-ayat pilihan dari surah Al-Baqarah menghindarkan daripada lupa.
-Rujuk kitab"Aalij Nafsaka bil Quran"oleh Asy syaikh Abi Al-Fadaa'
-Bagi ayat-ayat dan surah-surah untuk penerang hati selain dari diatas(seperti surah Yaasin dan lain-lain)Rujukan dari Al-Itqaan fi-Ulumil Quran oleh Al-Imam Jalaluddin As-Asuyuti A'maale Qur'aani.
-Surah-surah dan ayat diatas kami persembahkan melalui kaedah rawatan ulama silam dimana kalimat -kalimat al-Quran yang tertulis di pinggan putih dengan tinta Za'faran dan air mawar dilarutkan dengan air.Air dari pinggan putih tersebut dinamakan Air ANNUSYRAH khusus untuk penerang hati.
sumber asal
16 February 2011
Fadhilat Al-Quran
| Fadhilat Al-Quran......Harap Baca | for everyone |
| Category: | Other |
FADHILAT SURAH AL-FATIHAH
1. Untuk Penawar Racun & Kala Jengking
Isilah gelas dengan sedikit air yang dicampur dengan sedikit garam. Bacakanlah surah al Fatihah 7 kali pada air di dalam gelas itu. Kemudian berilah orang yang disengat lipan itu minum dan usapkanlah sedikit di bahagian sengatan tadi. Insyaallah dengan ikhtiar itu racun yang ada di dalam badan akan menjadi tawar sehingga cepat sembuh kembali.
2. Untuk Menghilangkan Sifat Lupa
Tulislah surah al Fatihah pada bekas air seperti gelas, piring, dan lain-lain) yang bersih lagi suci. Lalu tuangkanlah air ke dalamnya supaya tulisan itu terhapus. Kemudian berilah minum kepada orang yang selalu pelupa. Insya Allah usaha ini akan berhasil dengan kesabaran.
3. Untuk Penyembuhan Segala Penyakit
Ambillah sebaldi air lalu dibacakan surah ini kepada air itu sebanyak 40 kali. Kemudian basuhlah kedua tangan, kedua kaki, muka,kepala dan seluruh anggota badan sampai rata dengan air itu. Insya Allah dengan ikhtiar ini, penyakit yang dialami akan sembuh. Lakukanlah berkali-kali.
4. Untuk Penyembuhan Penyakit Mata
Bacalah surah ini 41 kali sehabis sembahyang subuh kepada orang yang sakit mata. Kemudian usapkanlah ke mata pesakit dengan sedikit air ludah iaitu selepas membaca al Fatihah. Insya Allah akan sembuh dengan berkah yang ada pada surah al Fatihah ini.
FADHILAT SURAH AL-IKHLAS
Disebut surah al -ikhlas (menyelamatkan) kerana surah ini menyelamatkan orang yang membacanya dari kesulitan-kesulitan dunia juga sakaratulmaut dan menyelamatkannya dari gelap gelita kubur dan tragedi-tragedi hari kiamat.
Dari Ubay ibn Ka'b r.a dari Nabi s.a.w.
"barangsiapa membaca surah al-ikhlas satu kali maka Allah memberikan kepadanya dari pahala seorang yang beriman kepada Allah, malaikatNya, kitab-kitabnya dan rasul-rasulNya, dan dia memberi kepadanya - dari - pahala seperti pahala orang mati syahid".
Dari Abu Hurairah dari Nabi s.a.w. beliau bersabda yang bermakna:
"Barangsiapa membaca Qulhuallah maka seakan-akan ia membaca seperti sepertiga al-Quran."
Bersabda Rasulullah yang bermakna:
"Barangsiapa membaca Qulhuallah 3x maka ia seperti membaca al-quran seluruhnya."
bersabda rasulullah saw:
"Barangsiapa yang membaca surah al-ikhlas dalam sembahyang-sembahyang fardunya maka Allah SWT mengampun kepadanya dan kedua orang tuanya, dan menghapuskan namanya dari buku induk orang-orang yang celaka dan menuliskannya didalam buku orang-orang yang beruntung."
Sabda Rasulullah yang bermakna:
" barangsiapa yang membaca al-ikhlas 10x maka Allah membangunkan untuknya rumah di dalam syurga."
Imam al-Thabarani dari sahabat Jabir ibn Abdillah r.a. yang bermakna:
"Barangsiapa membaca Al-ikhlas setiap hari 50x maka ia kelak di hari kiamat dipanggil dari kuburnya,"Bangunlah kamu, hai orang yang memuji Allah SWT, maka masuklah ke syurga."
Maka janganlah lupa membaca al-ikhlas 10x setiap selesai sembahyang fardu.
Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, bahawasanya:
"Barangsiapa yang membaca al-ilklas 100x di dalam atau di luar sembahyang maka Allah SWT menulis untuknya bebas dari neraka."
Diriwayatkan oleh Imam Sahal ibn Sa'd r.a:
"Seorang lelaki datang kepada Rasulullah s.a.w. diadukannya kefakirannya, lalu beliau s.a.w.bersabda:
maksudnya"Apabila kamu masuk rumahmu maka ucapkan salam jika di dalamnya ada seseorang dan jika tidak ada seseorang di dalamnya, maka ucapkan salam atas dirimu, lalu ucapkan salam keatas nabi s.a.w. dan bacalah al-ikhlas satu kali."
FADHILAT SURAH YASSIN
RASULULLAH s.a.w telah bersabda yang bermaksud: "Bacalah surah Yassin
kerana ia mengandungi keberkatan", iaitu:
1. Apabila orang lapar membaca surah Yassin, ia boleh menjadi
kenyang.
2. Jika orang tiada pakaian boleh mendapat pakaian.
3. Jika orang belum berkahwin akan mendapat jodoh.
4. Jika dalam ketakutan boleh hilang perasaan takut.
5. Jika terpenjara akan dibebaskan.
6. Jika musafir membacanya, akan mendapat kesenangan apa yang
dilihatnya.
7. Jika tersesat boleh sampai ke tempat yang ditujuinya.
8. Jika dibacakan kepada orang yang telah meninggal dunia, Allah
meringankan siksanya.
9. Jika orang yang dahaga membacanya, hilang rasa hausnya.
10.Jika dibacakan kepada orang yang sakit, terhindar daripada
penyakitnya.
11. Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai
hati dan hati al-Quran itu ialah Yassin. Sesiapa membaca surah
Yassin,nescaya Allah menuliskan pahalanya seperti pahala membaca
al-Quran sebanyak 10 kali.
12. Sabda Rasulullah s.a.w lagi, "Apabila datang ajal orang yang suka
membaca surah Yassin pada setiap hari, turunlah beberapa malaikat
berbaris bersama Malaikat Maut. Mereka berdoa dan meminta dosanya
diampunkan Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut
menyembahyangkan jenazahnya".
13. Malaikat Maut tidak mahu memaksa mencabut nyawa orang yang suka
membaca Yassin sehingga datang Malaikat Redwan dari syurga membawa
minuman untuknya.Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya
dan dimasukkan ke dalam kubur dengan rasa bahagia dan tidak merasa
sakit ketika nyawanya diambil.
14. Rasulullah s.a.w bersabda selanjutnya: "Sesiapa bersembahyang
sunat dua rakaat pada malam Jumaat, dibaca pada rakaat pertama
surah Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf
cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima
suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70
orang daripada ahli rumahnya tetapi sesiapa yang meragui keterangan
ini, dia adalah orang-orang yang munafik.
Sebuah hadis Rasulullah S.A.W, diriwayatkan oleh AlBaihaqi dari Khalil bahawa di dalam Al-Quran terdapat tujuh surah yang dimulai dengan "Haa Miim", akan datang di depan setiap pintu Neraka Jahannam dan memohon kepada Allah "Ya Allah! Janganlah Engkau masukkan (ke dalam neraka ini), orang yang percaya kepada aku dan membaca aku!"
1. Untuk Penawar Racun & Kala Jengking
Isilah gelas dengan sedikit air yang dicampur dengan sedikit garam. Bacakanlah surah al Fatihah 7 kali pada air di dalam gelas itu. Kemudian berilah orang yang disengat lipan itu minum dan usapkanlah sedikit di bahagian sengatan tadi. Insyaallah dengan ikhtiar itu racun yang ada di dalam badan akan menjadi tawar sehingga cepat sembuh kembali.
2. Untuk Menghilangkan Sifat Lupa
Tulislah surah al Fatihah pada bekas air seperti gelas, piring, dan lain-lain) yang bersih lagi suci. Lalu tuangkanlah air ke dalamnya supaya tulisan itu terhapus. Kemudian berilah minum kepada orang yang selalu pelupa. Insya Allah usaha ini akan berhasil dengan kesabaran.
3. Untuk Penyembuhan Segala Penyakit
Ambillah sebaldi air lalu dibacakan surah ini kepada air itu sebanyak 40 kali. Kemudian basuhlah kedua tangan, kedua kaki, muka,kepala dan seluruh anggota badan sampai rata dengan air itu. Insya Allah dengan ikhtiar ini, penyakit yang dialami akan sembuh. Lakukanlah berkali-kali.
4. Untuk Penyembuhan Penyakit Mata
Bacalah surah ini 41 kali sehabis sembahyang subuh kepada orang yang sakit mata. Kemudian usapkanlah ke mata pesakit dengan sedikit air ludah iaitu selepas membaca al Fatihah. Insya Allah akan sembuh dengan berkah yang ada pada surah al Fatihah ini.
FADHILAT SURAH AL-IKHLAS
Disebut surah al -ikhlas (menyelamatkan) kerana surah ini menyelamatkan orang yang membacanya dari kesulitan-kesulitan dunia juga sakaratulmaut dan menyelamatkannya dari gelap gelita kubur dan tragedi-tragedi hari kiamat.
Dari Ubay ibn Ka'b r.a dari Nabi s.a.w.
"barangsiapa membaca surah al-ikhlas satu kali maka Allah memberikan kepadanya dari pahala seorang yang beriman kepada Allah, malaikatNya, kitab-kitabnya dan rasul-rasulNya, dan dia memberi kepadanya - dari - pahala seperti pahala orang mati syahid".
Dari Abu Hurairah dari Nabi s.a.w. beliau bersabda yang bermakna:
"Barangsiapa membaca Qulhuallah maka seakan-akan ia membaca seperti sepertiga al-Quran."
Bersabda Rasulullah yang bermakna:
"Barangsiapa membaca Qulhuallah 3x maka ia seperti membaca al-quran seluruhnya."
bersabda rasulullah saw:
"Barangsiapa yang membaca surah al-ikhlas dalam sembahyang-sembahyang fardunya maka Allah SWT mengampun kepadanya dan kedua orang tuanya, dan menghapuskan namanya dari buku induk orang-orang yang celaka dan menuliskannya didalam buku orang-orang yang beruntung."
Sabda Rasulullah yang bermakna:
" barangsiapa yang membaca al-ikhlas 10x maka Allah membangunkan untuknya rumah di dalam syurga."
Imam al-Thabarani dari sahabat Jabir ibn Abdillah r.a. yang bermakna:
"Barangsiapa membaca Al-ikhlas setiap hari 50x maka ia kelak di hari kiamat dipanggil dari kuburnya,"Bangunlah kamu, hai orang yang memuji Allah SWT, maka masuklah ke syurga."
Maka janganlah lupa membaca al-ikhlas 10x setiap selesai sembahyang fardu.
Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, bahawasanya:
"Barangsiapa yang membaca al-ilklas 100x di dalam atau di luar sembahyang maka Allah SWT menulis untuknya bebas dari neraka."
Diriwayatkan oleh Imam Sahal ibn Sa'd r.a:
"Seorang lelaki datang kepada Rasulullah s.a.w. diadukannya kefakirannya, lalu beliau s.a.w.bersabda:
maksudnya"Apabila kamu masuk rumahmu maka ucapkan salam jika di dalamnya ada seseorang dan jika tidak ada seseorang di dalamnya, maka ucapkan salam atas dirimu, lalu ucapkan salam keatas nabi s.a.w. dan bacalah al-ikhlas satu kali."
FADHILAT SURAH YASSIN
RASULULLAH s.a.w telah bersabda yang bermaksud: "Bacalah surah Yassin
kerana ia mengandungi keberkatan", iaitu:
1. Apabila orang lapar membaca surah Yassin, ia boleh menjadi
kenyang.
2. Jika orang tiada pakaian boleh mendapat pakaian.
3. Jika orang belum berkahwin akan mendapat jodoh.
4. Jika dalam ketakutan boleh hilang perasaan takut.
5. Jika terpenjara akan dibebaskan.
6. Jika musafir membacanya, akan mendapat kesenangan apa yang
dilihatnya.
7. Jika tersesat boleh sampai ke tempat yang ditujuinya.
8. Jika dibacakan kepada orang yang telah meninggal dunia, Allah
meringankan siksanya.
9. Jika orang yang dahaga membacanya, hilang rasa hausnya.
10.Jika dibacakan kepada orang yang sakit, terhindar daripada
penyakitnya.
11. Rasulullah s.a.w bersabda: "Sesungguhnya setiap sesuatu mempunyai
hati dan hati al-Quran itu ialah Yassin. Sesiapa membaca surah
Yassin,nescaya Allah menuliskan pahalanya seperti pahala membaca
al-Quran sebanyak 10 kali.
12. Sabda Rasulullah s.a.w lagi, "Apabila datang ajal orang yang suka
membaca surah Yassin pada setiap hari, turunlah beberapa malaikat
berbaris bersama Malaikat Maut. Mereka berdoa dan meminta dosanya
diampunkan Allah, menyaksikan ketika mayatnya dimandikan dan turut
menyembahyangkan jenazahnya".
13. Malaikat Maut tidak mahu memaksa mencabut nyawa orang yang suka
membaca Yassin sehingga datang Malaikat Redwan dari syurga membawa
minuman untuknya.Ketika dia meminumnya alangkah nikmat perasaannya
dan dimasukkan ke dalam kubur dengan rasa bahagia dan tidak merasa
sakit ketika nyawanya diambil.
14. Rasulullah s.a.w bersabda selanjutnya: "Sesiapa bersembahyang
sunat dua rakaat pada malam Jumaat, dibaca pada rakaat pertama
surah Yassin dan rakaat kedua Tabaroka, Allah jadikan setiap huruf
cahaya dihadapannya pada hari kemudian dan dia akan menerima
suratan amalannya ditangan kanan dan diberi kesempatan membela 70
orang daripada ahli rumahnya tetapi sesiapa yang meragui keterangan
ini, dia adalah orang-orang yang munafik.
Sebuah hadis Rasulullah S.A.W, diriwayatkan oleh AlBaihaqi dari Khalil bahawa di dalam Al-Quran terdapat tujuh surah yang dimulai dengan "Haa Miim", akan datang di depan setiap pintu Neraka Jahannam dan memohon kepada Allah "Ya Allah! Janganlah Engkau masukkan (ke dalam neraka ini), orang yang percaya kepada aku dan membaca aku!"
10 January 2011
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Subscribe to:
Posts (Atom)