Search This Blog

14 March 2011

PANGGILAN ALLAH KEPADA PARA HAMBANYA UNTUK MEMOHON (BERDO’A) DAN BERHARAP KEPADANYA


Dari Abu Hurairah ra., bahwasanya Rasulullah saw. bersabda : “Tuhan kami yang Maha Suci dan Maha Tinggi setiap malam turun ke langit dunia ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Dia berfirman : “Barangsiapa yang bermohon kepadaKu maka Aku perkenankan. Barangsiapa yang mohon kepadaKu maka Aku beri, dan barangsiapa yang mohon ampun kepadaKu maka Aku ampuni”. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari).
Dari Abu Hurairah ra. Dari Rasulullah saw. bersabda : “Allah setiap malam turun ke langit dunia sampai lewat sepertiga malam yang pertama. Dia berfirman : “Akulah Raja. Akulah Raja. Barangsiapa yang berdo’a kepadaKu, maka Aku memperkenankannya, barangsiapa yang minta kepadaKu maka Aku memberinya. Barangsiapa yang mohon ampun kepadaKu maka Aku mengampuninya”. Dan senantiasa demikian sampai fajar bersinar”. (Hadits ditakhrij oleh Muslim).
Dari Anas bin Malik ra., ia berkata : Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda : Allah berfirman : “Wahai anak Adam ( manusia ), sesungguhnya selama kamu berdo’a dan mengaharap kepadaKu, Aku memberi ampuman kepadamu terhadap apa (dosa ) yang ada padamu dan Aku tidak memperdulikannya. Wahai anak Adam seandainya dosamu sampai ke langit kemudian kamu minta ampun kepadaKu maka Aku memberi ampuna kepadamu dan Aku tidak memperdulikannya. Wahai anak Adaml, sesungguhnya apabila kamu datang kepadaKu dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian kamul menjumpai Aku dengan tidak mensekutukan Aku dengan sesuatu niscaya Aku datang kepadamu dengan ampunan sepenuh bumi”. (Hadits ditakhrij oleh Turmudzi).
Dari Ali bin Abu Thalib ra., ia berkata : Rasulullah saw. bersabda : “Apabila malam nishfu (tg1.15) bulan Sya’ban maka jagalah dimalamnya, puaslah siangnya karena maka jagalah di malamnya, puaslah siangnya karena sesungguhnya pada hari itu Allah turun ke langit dunia mulai terbenam matahari, seraya berfirman : “Tidakkah ada orang yang mohon ampun maka Aku mengampuninya. Tidakkah ada orang yang mohon rizki maka Aku memberi rizki ? Bukannkah ada orang yang dicoha, malka Aku lepaskan ia dari cobaan itu. Bukankah demikian ? Bukankah demikian ? Sampai terbit fajar”. (Hadits ditakhirj oleh Ibnu Majah).

13 March 2011

Wali Allah


Daripada Abu Hurairah r.a, sabda Rasulullah s.a.w: Sesungguhnya Allah ‘Azza waJalla berfirman: “Sesiapa yang memusuhi seseorang wali Aku maka sesungguhnya Aku isytiharkan perang terhadapnya.Tidak ada satu perbuatan taqarrub (mendekatkan diri) kepadaKuoleh hambaKu yang lebih Aku cintai selain daripada kewajipan-kewajipan yang Aku fardhukan ke atasnya. HambaKu akan terus (beramal) menghampirkan diri kepada Aku dengan melakukanamalan-amalan sunat sehingga Aku mencintainya. Apabila Aku sudah mencintainya maka aku (menjadikan) pendengarannya yang dengannya dia mendengar, penglihatannya yang dengannya dia melihat, tangannya yang dengannya dia memukul dan kakinya yang dengannya dia berjalan. Jika dia memohon (sesuatu) daripada Aku nescaya aku berikannya, dan jika dia memohon perlindungan Aku (daripada sesuatu) nescaya akan aku lindunginya. Aku tidak ragu daripada sesuatu yang Aku lakukan sepertimana Aku ragu (hendak mengambil) nyawa hamba Aku yang mukmin di mana dia membenci maut sedang Aku tidak suka menyakitinya.”
hadis qudsi riwayat Al-Bukhari

Berkasih sayang kerana Allah dilindungi Allah di akhirat

"Dimanakah orang-orang yang berkasih sayang kerana kemuliaanku pada hari ini, Aku perlindungi mereka dibawah naungan Ku pada hari yang tiada lagi naungan kecuali naungan-Ku" (Riwayat Muslim)

12 March 2011

ORANG YANG SIBUK DENGAN AL QUR’AN DAN DZIKIR HINGGA LUPA DARI MEMINTA KEPADAKU


Dari Abu Sa’id Al Khudri ra., ia berkata : Rasulullah saw bersabda: Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfinnan : “Barang siapa yang sibuk membaca Al Qur’an dan dzikir kepada Ku dengan tidak memohon kepada Ku, maka ia Aku beri sesuatu yang lebih utama dari pada apa yang Aku berikan kepada orang yang minta”. Kelebihan firman Allah atas seluruh perkataan seperti kelebihan Allah atas seluruh makhlukNya”. (Hadits ditakhrij oleh Turmudzi).
Dari Abu Sa’id Al Khudri ra., ia berkata : Rasulullah saw bersabda: “Nabi datang bersama dua orang, dan Nabi bersama tiga orang, lebih banyak dan lebih sedikit dari itu ; Kemudian dikatakan kepadanya : “Apakah engkau telah tabligh kepada kaummu ?”. Dia menjawab : “Ya” Lalu kaumnya dipanggil dan ditanyakan : “Apakah kalian telah diberi tabligh ?”. “Mereka menjawab : “Tidak”, lalu ditanyakan : “Siapakah yang menjadi saksi bagimu ?”. Dia menjawab : “Muhammad dan ummatnya”. Maka ummat Muhammad di panggil lalu ditanyakan : “Apakah orang ini telah tabligh ?” Mereka menjawab : “Ya”. Tuhan berfirman : “Apakah tahunya tentang hal itu ?”. “Mereka menjawab : “Nabi kami memberitakan kepada kami tentang hal itu, bahwa Rasul-Rasul telah tabligh, lalu kami membenarkannya”. Rasulullah saw. bersabda : Itulah firman Allah Ta’ala : :
“WAKADZALIKA JA’ALNAAKUM UMMATAN WASATHAN LITAKUUNUU SYUHADAA-A’ALANNSI”
(Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu). (Al Baqarah : 143). (Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah).

11 March 2011

Mensucikan Allah

Bani Adam ( manusia ) telah membohongkan Daku. Sesungguhnya ia tidak berhak melakukan demikian.
Dia juga telah mencaci Daku. Sebenarnya juga ia tidak berhak melakukan demikian. Aadapun tuduhan kebohongannya ialah dia mengira bahawa Aku tidak  sanggup mengembalikannya
( menghidupkan kembali setelah ia meninggal dunia), sedang caciannya kepadaKu  dengan tuduhan bahawa Aku mempunyai anak. Maha Suci Aku untuk mempersunting seorang isteri atau mempunyai seorang anak.

( HQR Bukhari dan bersumber dari Ibnu Abbas r.a.  ) 

10 March 2011

Tetamu Allah

Seseorang yang telah Aku kurniai badan yang sihat dan rezki yang lapang, namun tidak mau bertamu
setelah empat tahun, sesungguhnya ia terlarang untuk mendapat pahala dari sisi Allah swt.

( HQR Thabarani dalam kitab al-ausath dan Abu Ya'la dari Abud-Darda' r.a)

09 March 2011

Kamu ingat Allah , Allah ingat kamu

Wahai anak adam! Apabila engkau ingat pada Ku dalam keadaan sunyi sepi, Aku akan ingat pula padamu
dalam keadaan sunyi sepi. dan apabila engkau ingat pada Ku ditengah khalayak ramai, Aku akan ingat pula padamu ditengah khalayak ramai yang lebih baikj dari tempat engkau ingat kepadaKu.

( HQR Bazzar yang bersumber dar Ibnu Abbas r.a )