Search This Blog

07 April 2010

9. [ التوبة] At-Taubah (PENGAMPUNAN) Ayat 73




يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ



[9 : 73] Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang KAFIR dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya. (QS. 9:73)
[9 : 73] O you prophet, strive against the disbelievers and the hypocrites, and be stern in dealing with them. Their destiny is Hell; what a miserable abode!

9. [ التوبة] At-Taubah (PENGAMPUNAN) Ayat 68



وَعَدَ الله الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا هِيَ حَسْبُهُمْ وَلَعَنَهُمُ اللّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُّقِيمٌ


[9 : 68] Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang KAFIR dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal, (QS. 9:68)

[9 : 68] GOD promises the hypocrite men and the hypocrite women, as well as the disbelievers, the fire of Hell, wherein they abide forever. It suffices them. GOD has condemned them; they have incurred an everlasting retribution.

9. [ التوبة] At-Taubah (PENGAMPUNAN) Ayat 66



لاَ تَعْتَذِرُواْ قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِن نَّعْفُ عَن طَآئِفَةٍ مِّنكُمْ نُعَذِّبْ طَآئِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُواْ مُجْرِمِينَ



[9 : 66] Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu KAFIR sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) di sebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. (QS. 9:66)
[9 : 66] Do not apologize. You have disbelieved after having believed. If we pardon some of you, we will punish others among you, as a consequence of their wickedness.

2. [ البقرة] Al-Baqarah (SAPI BETINA)
Ayat 78

وَمِنْهُمْ أُمِّيُّونَ لاَ يَعْلَمُونَ الْكِتَابَ إِلاَّ أَمَانِيَّ وَإِنْ هُمْ إِلاَّ يَظُنُّونَ


[2 : 78]
 Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al-Kitab (Taurat), kecuali dongengan BOHONG belaka dan mereka hanya menduga-duga (QS. 2:78)

[2 : 78]
 Among them are gentiles who do not know the scripture, except through hearsay, then assume that they know it.

06 April 2010

9. [ التوبة] At-Taubah (PENGAMPUNAN) Ayat 55






فَلاَ تُعْجِبْكَ أَمْوَالُهُمْ وَلاَ أَوْلاَدُهُمْ إِنَّمَا يُرِيدُ اللّهُ لِيُعَذِّبَهُم بِهَا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ أَنفُسُهُمْ وَهُمْ كَافِرُونَ



[9 : 55] Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan KAFIR. (QS. 9:55)

[9 : 55] Do not be impressed by their money, or their children. GOD causes these to be sources of retribution for them in this life, and (when they die) their souls depart while they are disbelievers.

9. [ التوبة] At-Taubah (PENGAMPUNAN) Ayat 49




وَمِنْهُم مَّن يَقُولُ ائْذَن لِّي وَلاَ تَفْتِنِّي أَلاَ فِي الْفِتْنَةِ سَقَطُواْ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَافِرِينَ





[9 : 49] Di antara mereka ada yang berkata: Berilah saya keizinan (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus dalam fitnah. Ketahuilah, bahwa mereka telah terjerumus dalam fitnah. Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar meliputi orang-orang yang KAFIR. (QS. 9:49)

[9 : 49] Some of them would say, "Give me permission (to stay behind); do not impose such a hardship on me." In fact, they have thus incurred a terrible hardship; Hell is surrounding the disbelievers.

9. [ التوبة] At-Taubah (PENGAMPUNAN) Ayat 54



وَمَا مَنَعَهُمْ أَن تُقْبَلَ مِنْهُمْ نَفَقَاتُهُمْ إِلاَّ أَنَّهُمْ كَفَرُواْ بِاللّهِ وَبِرَسُولِهِ وَلاَ يَأْتُونَ الصَّلاَةَ إِلاَّ وَهُمْ كُسَالَى وَلاَ يُنفِقُونَ إِلاَّ وَهُمْ كَارِهُونَ


[9 : 54] Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena KAFIR kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan shalat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan. (QS. 9:54)

[9 : 54] What prevented the acceptance of their spending is that they disbelieved in GOD and His messenger, and when they observed the Contact Prayers (Salat), they observed them lazily, and when they gave to charity, they did so grudgingly.