Search This Blog

05 February 2010

81. At-Takwir



[1]
Apabila matahari dilingkari cahayanya (dan hilang lenyap);
[2]
Dan apabila bintang-bintang gugur berselerak;
[3]
Dan apabila gunung-ganang di terbangkan ke angkasa (setelah dihancurkan menjadi debu);
[4]
Dan apabila unta-unta yang bunting terbiar;
[5]
Dan apabila binatang-binatang liar dihimpunkan;
[6]
Dan apabila lautan meluap-luap bercampur-baur;
[7]
Dan apabila tiap-tiap diri disatukan dengan pasangannya;
[8]
Dan apabila anak perempuan yang ditanam hidup-hidup: ditanya, -
[9]
Dengan dosa apakah ia dibunuh?
[10]
Dan apabila surat-surat amal dibentangkan;
[11]
Dan apabila langit ditanggalkan dari tempatnya;
[12]
Dan apabila neraka dinyalakan menjulang;
[13]
Dan apabila Syurga didekatkan;
[14]
(Setelah semuanya itu berlaku), tiap-tiap orang akan mengetahui tentang amal yang telah dibawanya.
[15]
Oleh itu, Aku bersumpah dengan bintang-bintang yang tenggelam timbul;
[16]
Yang beredar, juga yang tetap pada tempatnya;
[17]
Dan malam, apabila ia hampir habis,
[18]
Dan siang, apabila ia mulai terang;
[19]
Sebenarnya Al-Quran itu, sungguh-sungguh Kalamullah (yang disampaikan oleh Jibril) Utusan yang mulia,
[20]
Yang kuat gagah, lagi berkedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arasy,
[21]
Yang ditaati di sana (dalam kalangan malaikat), lagi dipercayai.
[22]
Dan sebenarnya sahabat kamu (Nabi Muhammad) itu (wahai golongan yang menentang Islam), bukanlah ia seorang gila (seperti yang kamu tuduh);
[23]
Dan (Nabi Muhammad yakin bahawa yang disampaikan kepadanya ialah wahyu dari Tuhan, kerana) demi sesungguhnya! Nabi Muhammad telah mengenal dan melihat Jibril di kaki langit yang nyata.
[24]
Dan bukanlah Nabi Muhammad seorang yang boleh dituduh dan disangka buruk, terhadap penyampaiannya mengenai perkara-perkara yang ghaib.
[25]
Dan sebenarnya Al-Quran itu bukanlah perkataan Syaitan yang kena rejam.
[26]
(Dengan yang demikian) maka ke manakah kamu hendak pergi (kiranya kamu masih menyeleweng dari jalan Al-Quran)?
[27]
Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh penduduk alam:
[28]
Iaitu bagi sesiapa dari kamu yang mahu tetap teguh di atas jalan (Islam) yang betul.
[29]
Dan kamu tidak dapat menentukan kemahuan kamu (mengenai sesuatupun), kecuali dengan cara yang diatur oleh Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan seluruh alam.

Tags: ,

82. Al-Infitar



[1]
Apabila langit terbelah;
[2]
Dan apabila bintang-bintang gugur bertaburan;
[3]
Dan apabila lautan pecah bercampur-baur;
[4]
Dan apabila kubur-kubur dibongkarkan, -
[5]
(Setelah semuanya itu berlaku), tiap-tiap orang akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan ditinggalkannya.
[6]
Wahai manusia! Apakah yang memperdayakanmu - (berlaku derhaka) kepada Tuhanmu yang Maha Pemurah? -
[7]
Tuhan yang telah mencipta dan mengatur kejadianmu, lalu menjadikan anggotamu sesuai (dengan tujuan yang kerananya anggota itu diadakan), serta menjadikan (binaan tubuh badanmu) sama padan dengan kekuatannya;
[8]
Dalam bentuk dan rupa apa sahaja yang dikehendakiNya, Ia menyusun kejadianmu.
[9]
Sebenarnya tidak ada yang memperdayakan kamu (hai golongan yang ingkar)! Bahkan kamu sendiri tidak percayakan adanya hari pembalasan.
[10]
Padahal sesungguhnya, ada malaikat-malaikat yang menjaga dan mengawas segala bawaan kamu,
[11]
(Mereka adalah makhluk) yang mulia (di sisi Allah), lagi ditugaskan menulis (amal-amal kamu);
[12]
Mereka mengetahui apa yang kamu lakukan.
[13]
(Gunanya catitan malaikat-malaikat itu ialah: untuk menyatakan siapa yang berbakti dan siapa yang bersalah) - kerana sesungguhnya: orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada dalam Syurga yang penuh nikmat;
[14]
Dan sesungguhnya orang-orang yang bersalah, bertempat dalam neraka yang menjulang-julang.
[15]
Mereka menderita bakaran neraka itu pada hari pembalasan,
[16]
Dan mereka (sentiasa berada dalam azab seksanya), tidak ghaib daripadanya.
[17]
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari pembalasan itu?
[18]
Sekali lagi, apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari pembalasan itu?
[19]
(Hari itu ialah) hari seseorang tidak dapat memberikan pertolongan sedikitpun kepada orang lain, dan segala urusan pada hari itu tertentu bagi Allah.

Tags: ,

04 February 2010

83. Al-Mutaffifeen



[1]
Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang (dalam timbangan dan sukatan),
[2]
Iaitu mereka yang apabila menerima sukatan (gantang cupak) dari orang lain mereka mengambilnya dengan cukup,
[3]
Dan (sebaliknya) apabila mereka menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.
[4]
Tidakkah mereka menyangka bahawa mereka akan dibangkitkan (hidup semula sesudah mati)?
[5]
Pada hari (kiamat) yang amat besar (huru-haranya),
[6]
Hari berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam?
[7]
Tidak sepatutnya (mereka melakukan perbuatan yang salah itu dan melalaikan hari akhirat)! Sesungguhnya “kitab suratan amal” orang-orang yang berdosa itu (didaftarkan) dalam “Sijjiin”.
[8]
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: apa dia “Sijjiin” itu,
[9]
Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata, (yang menghimpunkan amalan orang-orang yang berdosa).
[10]
Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan -
[11]
Iaitu mereka yang mendustakan hari pembalasan.
[12]
Dan tiada yang mendustakannya melainkan tiap-tiap orang yang melampaui batas (kebenaran), lagi amat derhaka!
[13]
(Sehingga) apabila ia dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata:” Ini ialah dongeng orang-orang dahulu kala!”
[14]
Sebenarnya! (Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya) bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran (dosa), dengan sebab (perbuatan kufur dan maksiat) yang mereka kerjakan.
[15]
Jangan lagi mereka berlaku demikian! (kalau tidak), mereka pada hari itu, tetap terdinding dari (rahmat) Tuhannya.
[16]
Kemudian, sesungguhnya mereka akan menderita bakaran neraka.
[17]
Akhirnya dikatakan (kepada mereka): “Inilah dia (azab seksa) yang kamu dustakan dahulu.”
[18]
Ingatlah wahai manusia! Sesungguhnya “kitab suratan amal” orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), adalah (didaftarkan) dalam” Illiyiin”.
[19]
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia “Illiyiin” itu?
[20]
Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata,
[21]
Yang disaksikan oleh sekumpulan malaikat, yang didampingkan Tuhan di sisinya.
[22]
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:
[23]
Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).
[24]
Engkau dapat melihat pada muka mereka: cahaya nikmat yang mereka perolehi.
[25]
Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,
[26]
Meterainya kasturi; - dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan;
[27]
Dan campuran minuman itu adalah dari “Tasnim”:
[28]
laitu matair yang diminum daripadanya oleh orang-orang yang di dampingkan (Tuhan di sisiNya).
[29]
Sesungguhnya orang-orang yang derhaka, mereka selalu tertawakan orang-orang yang beriman.
[30]
Dan apabila orang-orang yang beriman lalu dekat mereka, mereka mengerling dan memejam celikkan mata sesama sendiri (mencemuhnya).
[31]
Dan apabila mereka kembali kepada kaum keluarganya, mereka kembali dengan riang gembira;
[32]
Dan apabila mereka melihat orang-orang yang beriman, mereka berkata: “Sesungguhnya orang-orang itu adalah golongan yang sesat!”
[33]
Pada hal mereka tidak diutus untuk menjaga sesat atau tidaknya orang-orang yang beriman itu!
[34]
Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman pula tertawakan orang yang kafir itu.
[35]
Sambil mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), serta melihat (hal yang berlaku kepada musuhnya).
[36]
(Untuk menambahkan kegembiraan mereka, mereka ditanya): “Bukankah orang-orang yang kafir itu telah dibalas akan apa yang mereka telah kerjakan dahulu?”

Tags: ,

03 February 2010

84. Al-Insyiqaq


[1]
Apabila langit terbelah,
[2]
Serta mematuhi perintah Tuhannya, dan sudah semestinya ia patuh;
[3]
Dan apabila bumi diratakan,
[4]
Serta mengeluarkan apa yang di dalamnya, dan menjadi kosong,
[5]
Serta mematuhi perintah Tuhannya, dan sudah semestinya ia patuh; - (Maka pada saat itu tiap-tiap seorang akan mengetahui apa yang telah dilakukannya).
[6]
Wahai manusia! Sesungguhnya engkau sentiasa berpenat-lelah (menjalankan keadaan hidupmu) dengan sedaya upayamu hinggalah (semasa engkau) kembali kepada Tuhanmu, kemudian engkau tetap menemui balasan apa yang engkau telah usahakan itu (tercatit semuanya).
[7]
Kemudian sesiapa yang diberi menerima surat amalnya dengan tangan kanannya, -
[8]
Maka ia akan dihisab dengan cara yang mudah dan ringan,
[9]
Dan ia akan pergi kepada keluarganya (yang beriman) dengan sukacita.
[10]
Dan sesiapa yang diberi menerima surat amalnya (dengan tangan kiri), dari sebelah belakangnya,
[11]
Maka ia akan meraung menyebut-nyebut kebinasaannya,
[12]
Dan ia akan menderita bakaran neraka yang marak menjulang.
[13]
Sebenarnya ia semasa di dunia dahulu bersukaria dalam kalangan keluarganya (yang juga kufur ingkar)!
[14]
Sesungguhnya ia menyangka bahawa ia tidak sekali-kali akan kembali (kepada Kami untuk menerima balasan) !
[15]
(Sangkaannya itu tidak betul) bahkan ia tetap kembali! Sesungguhnya Tuhannya sentiasa Melihat dan Mengetahui keadaannya!
[16]
Maka Aku bersumpah, demi mega;
[17]
Dan malam serta segala yang dihimpunkannya;
[18]
Dan bulan apabila (penuh cahayanya) menjadi purnama:
[19]
Sesungguhnya kamu tetap melalui beberapa keadaan yang bertingkat-tingkat baik buruknya, (sebelum kamu menemui Tuhan - menerima kesenangan dan kebahagiaan atau sebaliknya)
[20]
Maka apakah alasan bagi mereka bersikap tidak mahu beriman?
[21]
Dan (apakah pula alasannya) apabila dibacakan Al-Quran kepada mereka, mereka tidak mahu taat dan sujud?
[22]
(Tidak ada satu alasan pun) bahkan orang-orang yang kafir, semata-mata mendustakannya;
[23]
Sedang Allah mengetahui apa yang mereka rahsiakan dalam hati.
[24]
Maka khabarkanlah kepada mereka dengan azab yang tidak terperi sakitnya;
[25]
Tetapi orang-orang yang beriman dan beramal soleh mereka beroleh pahala balasan yang tidak putus-putus.

Tags: ,

02 February 2010

al-Buruj

Sebelumnya: Surat (084) al-Insyiqaq (25 ayat)
Berikutnya: Surat (086) ath-Thariq (17 ayat)

Nomor Surat: 85
Arti Nama Surat: Gugusan bintang
Jumlah ayat: 22 (dua puluh dua) ayat
Diturunkan di:
Golongan surat:
Informasi Tambahan:

Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
QS. al-Buruj (85) : 1

dan hari yang dijanjikan,
QS. al-Buruj (85) : 2

dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.
QS. al-Buruj (85) : 3

Telah dibinasakan orang-orang yang membuat parit,
QS. al-Buruj (85) : 4

Yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,
QS. al-Buruj (85) : 5

ketika mereka duduk di sekitarnya,
QS. al-Buruj (85) : 6

sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.
QS. al-Buruj (85) : 7

Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,
QS. al-Buruj (85) : 8

Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
QS. al-Buruj (85) : 9

Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.
QS. al-Buruj (85) : 10

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.
QS. al-Buruj (85) : 11

Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.
QS. al-Buruj (85) : 12

Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).
QS. al-Buruj (85) : 13

Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,
QS. al-Buruj (85) : 14

Yang mempunyai singgasana, lagi Maha Mulia,
QS. al-Buruj (85) : 15

Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
QS. al-Buruj (85) : 16

Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang,
QS. al-Buruj (85) : 17

(yaitu kaum) Firaun dan (kaum) Tsamud?
QS. al-Buruj (85) : 18

Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan,
QS. al-Buruj (85) : 19

padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.
QS. al-Buruj (85) : 20

Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Qur'an yang mulia,
QS. al-Buruj (85) : 21

Yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh.
QS. al-Buruj (85) : 22

01 February 2010

Ath-Thariq (Yang datang dimalam hari) Surah ke 86 ; 17 ayat


Sebelumnya: Surat (085) al-Buruj (22 ayat)
Berikutnya: Surat (087) al-A'la (19 ayat)

Nomor Surat: 86
Arti Nama Surat: Yang datang di malam hari
Jumlah ayat: 17 (tujuh belas) ayat
Diturunkan di:
Golongan surat:
Informasi Tambahan:

Demi langit dan yang datang pada malam hari,
QS. ath-Thariq (86) : 1

tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?,
QS. ath-Thariq (86) : 2

(Yaitu) bintang yang cahayanya menembus,
QS. ath-Thariq (86) : 3

tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.
QS. ath-Thariq (86) : 4

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
QS. ath-Thariq (86) : 5

Dia diciptakan dari air yang terpancar,
QS. ath-Thariq (86) : 6

Yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.
QS. ath-Thariq (86) : 7

Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).
QS. ath-Thariq (86) : 8

Pada hari dinampakkan segala rahasia,
QS. ath-Thariq (86) : 9

maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.
QS. ath-Thariq (86) : 10

Demi langit yang mengandung hujan,
QS. ath-Thariq (86) : 11

dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
QS. ath-Thariq (86) : 12

sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil,
QS. ath-Thariq (86) : 13

dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.
QS. ath-Thariq (86) : 14

Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.
QS. ath-Thariq (86) : 15

Dan Aku-pun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.
QS. ath-Thariq (86) : 16

Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.
QS. ath-Thariq (86) : 17

31 January 2010

ALA'LAA (YANG PALING TINGGI) Surah ke 87 ; 19 ayat

1. Bertasbihlah mensucikan nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi (dari segala sifat-sifat kekurangan), -
2. Yang telah menciptakan (sekalian makhlukNya) serta menyempurnakan kejadiannya dengan kelengkapan yang sesuai dengan keadaannya;
3. Dan Yang telah mengatur (keadaan makhluk-makhlukNya) serta memberikan hidayah petunjuk (ke jalan keselamatannya dan kesempurnaannya);
4. Dan Yang telah mengeluarkan tumbuh-tumbuhan untuk binatang-binatang ternak,
5. Kemudian Ia menjadikan (tumbuh-tumbuhan yang menghijau) itu kering - (berubah warnanya) kehitam-hitaman.
6. Kami sentiasa menjadikan engkau (wahai Muhammad) dapat membaca (Al-Quran yang diturunkan kepadamu - dengan perantaraan jibril), sehingga engkau (menghafaznya dan) tidak lupa,
7. Kecuali apa yang dikehendaki Allah engkau lupakan; sesungguhnya Ia mengetahui (segala keadaan yang patut berlaku), dan yang tersembunyi.
8. Dan Kami tetap memberi kemudahan kepadamu untuk (melaksanakan segala perkara) Ugama yang mudah diterima oleh akal yang sihat.
9. Oleh itu berilah peringatan (kepada umat manusia dengan ajaran Al-Quran), kalau-kalau peringatan itu berguna (dan sudah tentu berguna);
10. Kerana orang yang takut (melanggar perintah Allah) akan menerima peringatan itu;
11. Dan (sebaliknya) orang yang sangat celaka akan menjauhinya,
12. Dia lah orang yang akan menderita bakaran neraka yang amat besar (azab seksanya),
13. Selain dari itu, ia tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup senang.
14. Sesungguhnya berjayalah orang yang - setelah menerima peringatan itu - berusaha membersihkan dirinya (dengan taat dan amal yang soleh),
15. Dan menyebut-nyebut dengan lidah dan hatinya akan nama Tuhannya serta mangerjakan sembahyang (dengan khusyuk).
16. (Tetapi kebanyakkan kamu tidak melakukan yang demikian), bahkan kamu utamakan kehidupan dunia;
17. Padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal.
18. Sesungguhnya (keterangan-keterangan yang dinyatakan) ini ada (disebutkan) di dalam Kitab-kitab yang terdahulu, -
19. Iaitu Kitab-kitab Nabi Ibrahim dan Nabi Musa.

This entry was posted on Sunday, October 7th, 2007 at 9:35 am and is filed under Terjemahan. Y